Showing posts with label Front Pembela Islam. Show all posts
Showing posts with label Front Pembela Islam. Show all posts

Monday, 29 February 2016

FPI dan Camat Sepakat Sikat Agen Minuman Keras

FPI DAN CAMAT SEPAKAT SIKAT AGEN MIRAS

Jum'at 26 Februari 2016
Cikarang Utara- Kantor kecamatan Cikarang Utara didatangi oleh beberapa pengurus DPC FPI dan MACAN LPI Cikarang Utara. Jum'at (26/2/2016) sekitar pukul 08.00.

Rombongan FPI yang terdiri dari ketua DPC FPI Cikarang Utara, Ustadz Rudi Woter, Qo'id MACAN Cikarang Utara, M. Sartono dengan didampingi oleh tiga orang pengus lainnya diterima dengan baik oleh Atang Firmansyah, Camat Cikarang Utara.

Kedatangan FPI kali ini dalam rangka mewakili masyarakat Cikarang Utara yang menyatakan keberatan terhadap sebuah agen miras milik seorang pengusaha berinisial HJ yang berada tidak jauh dari kantor Camat Cikarang Utara, Jl. Gatot Subroto, Pilar kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Jarak antara kantor Camat dan agen miras tersebut hanya hanya dibatasi oleh sebuah pusat perbelanjaan dan sebuah bangunan kecil.

Warga sebenarnya sudah lama merasa resah dengan adanya aktivitas transaksi miras dalam jumlah besar yang dilakukan secara terang-terangan di toko milik HJ ini. Sedikitnya sudah dua kali FPI mengirim surat kepada MUSPIKA Cikarang Utara untuk melakukan penutupan terhadap agen miras tersebut.

Hingga pada tanggal 25 Januari 2016 lalu, sebagai tindak lanjut dari laporan FPI dan warga HJ dipanggil oleh aparat kepolisian Cikarang Utara untuk dipertemukan dengan perwakilan pengurus DPC FPI Cikarang Utara. Awalnya HJ menolak untuk menutup usaha penjualan minuman haram tersebut dengan alasan sudah mendapat surat izin dari Kementrian Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bekasi. Namun karena diberi masukan oleh FPI dan kepolisian serta menimbulkan keresahan warga, akhirnya HJ bersedia membuat surat pernyataan bahwa ia akan menutup usaha haramnya itu paling lambat satu minggu setelah pembuatan surat yang ditulis tangan dan dilengkapi dengan materai tersebut. Selain itu HJ bersedia diberi sanksi jika di tokonya masih kedapatan menjual miras hingga melewati batas waktu yang telah disepakati.

Akan tetapi, janji tinggallah janji. HJ hanya menutup usaha mirasnya dalam beberapa hari saja, setelah itu kembali dibuka dan melayani para pembeli yang kebanyakan para pemilik warung-warung jamu di Cikarang Utara dan sekitarnya.

Sikap HJ yang membandel dan ingkar janji itu tidak serta merta membuat FPI dan warga terpancing emosi dan tetap menempuh upaya pesedural. Untuk itu pihak FPI mendatangi Camat Cikarang Utara sekaligus melayangkan surat yang ketiga.

Hasil dari pertemuan antara DPC FPI Cikarang Utara dengan Camat Cikarang Utara diantaranya kedua belah pihak sepakat untuk membangun sinergi dalam mencegah peredaran miras di seluruh wilayah Cikarang Utara.

Terkait agen miras, Camat Cikarang Utara, Atang Firmansyah berjanji akan memberi teguran kepada HJ selaku pemilik dan pengelola tempat usaha.

"Nanti kita akan lakukan teguran, kalau masih bandel ya kita akan tegasin lagi". Kata Camat Cikarang Utara, Atang Firmansyah.

Akan tetapi , lanjut Tatang, pihak kecamatan tidak memiliki wewenang untuk mencabut izin usaha milik HJ, tapi pihaknya berjanji akan mengajukan usulan kepada yang bersangkutan (MENPERINDAG Kabupaten Bekasi) bahwa agen miras tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Untuk soal perizinan itu wewenang KEMENPERINDAG, jadi untuk mencabut ya harus sama yang bersangkutan, tapi kita tetap akan mengajukan usulan bahwa masyarakat keberatan". Tambahnya. 
FPI dan Camat Sepakat Sikat Agen Minuman Keras
Selain melakukan audensi dengan Camat Cikarang Utara, FPI juga melayangkan surat berisi lampiran bukti ratusan tanda tangan dan para tokoh, Majelis Ta'lim, DKM, dan warga masyarakat dari beberapa desa di kecamatan Cikarang Utara yang menolak agen miras milik HJ. Surat tersebut dikirimkan kepada Polsek Cikarang Utara, Polresta Kabupaten Bekasi dan Koramil Cikarang Utara.

Banjir di Pangkalan Kerinci - FPI Salurkan 122 Paket Sembako

FPI SALURKAN BANTUAN 122 PAKET SEMBAKO

Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap nasib warga yang menjadi korban banjir, Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Kabupaten Pelalawan terjun langsung menyerahkan bantuan untuk korban banjir disejumlah desa dan kelurahan, Sabtu (27/2) sore lalu.

‘’Alhamdulillah sebanyak 122 paket telah kami serahkan atau salurkan kepada korban banjir disejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Pelalawan, Sabtu (27/2) sore lalu. Untuk itu, kami berharap bantuan paket sembako ini dapat sedikit meringankan beban kehidupan para korban banjir ini,” terang Ketua Tanfizhi FPI Pelalawan Ir H Syaugi Shahab kepada Riau Pos, Ahad (28/2) kemarin di Pangkalankerinci.

Diungkapkan Ketua Tanfizhi FPI Pelalawan ini, bahwa bantuan yang bersumber dari hasil penggalangan dana beberapa hari sebelumnya, disalurkan ke beberapa desa dan kelurahan seperti Kecamatan Pelalawan yang berada di Kelurahan Pelalawan sebanyak 20 paket dan Desa Sering 20 paket.

Selain itu, bantuan ini juga disalurkan kepada korban banjir di Dusun Pulau Payung Jembatan Nilo Kelurahan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalankerinci sebanyak 82 paket. Serta sejumlah pakaian bekas layak pakai yang di serahkan kepada korban banjir di Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalankerinci.

‘’Untuk itu, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh sahabat FPI baik yang ikut mengantar penyerahan bantuan maupun yang tidak sempat. Serta telah melakukan penggalangan dana bagi warga yang menjadi korban musibah bencana alam yakni banjir.

Selain itu, kami juga terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut menyumbangkan uang dan pakaiannya untuk para korban banjir ini. Semoga bantuan ini dapat menjadi amal ibadah dan diridhoi Allbh SWT,” ujarnya.
Banjir di Pangkalan Kerinci - FPI Salurkan 122 Paket Sembako
 FPI merupakan salah satu ormas yang paling sering terjun langsung membantu korban-korban di Indonesia ini, dari sabang sampai merauke, Tani sangat disayangkan kegiatan-kegiatan sosial FPI seperti ini tidak pernah di liput / diberitakan, hanya sisi negartifnya saja yang di siarkan oleh Media. 
 
Semoga FPI kedepannya semakin maju dan sukses.